MENGGELUTI profesi sebagai desainer perhiasan, Wanda Ponika tak henti-hentinya menciptakan pernak-pernik aksesori yang indah. Paduan busana bernuansa elegan, tapi masih sarat akan nuansa klasik.
Setiap tahun rasanya kalau melihat karya Wanda Ponika dengan kilauan perhiasan cantik selalu ada saja yang baru. Saat pertama melihat desain perhiasannya, para perempuan langsung jatuh hati.
Aksesori perhiasan mewah memang sangat cocok dipakai saat mendatangi pesta. Menjawab kebutuhan perempuan yang seperti itu, Wanda Ponika berkolaborasi dengan desainer muda, seperti Yosafat Dwi Kurniawan dan Ayu Mirah.

Dalam nuansa "Wandaful Woman", karya perhiasan Wanda Ponika dengan busana-busana cantik dari dua desainer berbakat itu ditampilkan di catwalk, tepatnya di La Moda. Lenggak-lenggok para model begitu mencuri perhatian.
Dibagi dalam dua sesi fashion show, beragam perhiasan cantik karya Wanda Ponika mulai dari berlian, mutiara sampai jade, yang diikat dengan emas putih, emas kuning dan rose gold pun ditampilkan begitu memesona.
Perhiasan itu dipadukan dengan glamor outfit serba hitam dari Yosafat Dwi Kurniawan. Nuansanya semakin mewah, sehingga sangat pas dipakai perempuan saat datang ke sebuah pesta.

Pastinya tak sedikit kalangan perempuan muda menyenangi penampilan glamor serba hitam tersebut. Karena saat dipakai tidak akan terlihat berlebihan.
Nah, ketika dipadukan dengan kebaya etnik karya Ayu Mirah, nuansa perhiasannya menjadi sangat klasik. Tak diragukan lagi kebaya kutu baru hingga baju kurung, yang dipadukan dengan kain endek Bali jadi terlihat lebih tradisional.