Bahkan, Taug menjelaskan kalau desainer Indonesia itu adalah role model bagi banyak desainer negara Asia. Ini terlihat jelas dari tren modest fashion yang semakin besar setiap tahunnya. "Banyak desainer hebat dari Jakarta dan kami desainer luar sangat bangga bisa tukar pikiran di sini," sambungnya.
Sejalan dengan Desainer Filipina Mac Taug, Desainer Malaysia Calvin Thoo pun merasa patriarki yang begitu besar di Indonesia membuat dirinya yakin kalau koleksi buatannya yang biasa dipakai anggota kerajaan Kelantan Malaysia itu dapat dinikmati di Indonesia.
"Indonesia itu negara patriarki dan dengan begitu, fashion dapat tetap bertahan dan dapat menjadi sangat luas dampaknya bagi pihak lain. Indonesia itu negara yang sangat kaya dan beragam budaya dapat ditemukan di setiap wilayah dan keragaman ini yang membuat koleksi Calvin Thoo dapat diterima," papar Calvin.

Dia menambahkan, selain itu tentu kultur budaya yang sama menjadi kekuatan lainnya. Dalam pagelaran fashion show ini, Calvin memperlihatkan bagaimana baju kurung dan kebaya khas Malaysia tak jauh berbeda dengan yang ada di Indonesia bahkan sarat akan touch of modern.
So, merasa kurang bangga dengan bangsa sendiri? Pikir ulang, ya. Orang asing saja bangga dengan Indonesia!
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.