Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Merokok Bisa Meningkatkan Konsentrasi dan Imajinasi?

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Selasa, 28 Mei 2019 |14:36 WIB
Benarkah Merokok Bisa Meningkatkan Konsentrasi dan Imajinasi?
Berhenti dari kebiasaan merokok (Foto : Medicaldaily)
A
A
A

Para perokok aktif selalu memiliki beragam alasan untuk membenarkan kebiasan merokok-nya. Mulai dari sekadar menghilangkan stres, teman ngopi, hingga diklaim dapat meningkatkan konsenstrasi mereka. Benarkah demikian?

Menurut penuturan Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp. P(K) menjelaskan bahwa kandungan nikotin pada rokok memang dapat meningkatkan imajinasi. Kandungan tersebut diklaim dapat merangsang neutransmitter yaitu, senyawa organik endogenus pembawa sinyal pada neuron. Dalam arti lain, nikotin memiliki stimulan yang bisa meningkatkan imajinasi dan energi, sehingga membuat para perokok menjadi lebih fokus ketika merokok.

"Saya sendiri sudah sering mendengar keluhan para perokok tentang hal ini. Tapi perlu diingat bahwa jika dilakukan terus menurus, kebiasaan ini justru dapat menumpuk racun dan memicu timbulnya berbagai penyakit berbahaya, termasuk kanker," terang Dokter Agus Dwi Susanto, di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019).

Lebih lanjut, Agus menjelaskan, kandungan nikotin pada rokok juga menimbulkan efek kesenangan sementara di otak. Setiap kali seseorang merokok, nikotin akan masuk ke dalam tubuh, lalu diserap dalam darah dan dibawa menuju otak.

infografis berhenti merokok

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement