MEMPERSIAPKAN kesehatan anak sudah harus dilakukan oleh orangtua terutama ibu sejak awal. Mulai dari masa kehamilan hingga pemantauan tumbuh dan kembang anak. Oleh karenanya, penting bagi seorang ibu untuk mengetahui berbagai informasi terkait kesehatan.
Sebenarnya untuk mengetahui informasi tersebut sangatlah mudah. Ibu dapat mengakses buku kesehatan ibu dan anak (KIA) yang bisa didapatkan ketika dirinya hamil. Menurut Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan, dr Eni Gustina, MPH, apabila seorang perempuan menyadari dirinya hamil, maka semestinya mendapatkan buku KIA.
"Ibu harus sudah langsung memegang buku KIA ketika kontak dengan tenaga kesehatan untuk memeriksa kehamilan. Kemudian pada buku bisa langsung dicatat dan diisi informasi. Tidak semua harus diisi oleh tenaga kesehatan atau kader, ada bagian dimana ibu bisa mengisinya sendiri," tutur dr Eni saat ditemui Okezone dalam konferensi media 'Workshop Advokasi Pemanfaatan Buku KIA untuk Kesehatan Ibu, Anak, dan Gizi Dalam Memperkuat Suplementasi Vitamin A', Rabu (19/9/2018) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Buku KIA memuat informasi terkait kesehatan ibu dan anak antara lain hal-hal yang perlu dilakukan ibu pada masa kehamilan, informasi gizi, pemantauan, tumbuh kembang anak, jadwal imunisasi, dan lainnya. Lantaran begitu banyak manfaat yang bisa didapatkan dari buku ini, maka ibu diharapkan untuk tidak hanya sekadar memiliki tapi juga memahami isinya.
"Buku KIA dapat membantu menjaga kesehatan, menghindarkan dari penyakit, dan akses pelayanan dasar," ungkap Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, dr Kirana Pritasari, MQIH saat ditemui dalam kesempatan yang sama.