Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sakralnya Prosesi Pemasangan Bumbungan Atap Rumah Adat Suku Sahu

Annisa Aprilia , Jurnalis-Rabu, 02 Mei 2018 |09:03 WIB
Sakralnya Prosesi Pemasangan Bumbungan Atap Rumah Adat Suku Sahu
Rumah Adat Suku Sahu (Foto: Annisa Aprilia/Okezone)
A
A
A

Momen sakral prosesi peresmian rumah adat yang ditandai dengan naiknya bumbungan atap tersebut, bisa dibilang merupakan momen sakral yang cukup langka, karena jarang dilakukan, dan tentu mampu menarik perhatian warga dan undangan FTJ 2018.

Danny Missy, mengapresiasi kerja sama warga Desa Akelamo atas didirikannya sasadu tersebut. Kata Danny, sasadu sebagai wujud kebudayaan suku Sahu, agar dijaga dan dirawat dengan baik, supaya fungsi, dan peran sasadu dapat dirasakan oleh masyarakat.

 

"Saya minta keaslian Sasadu sebagai rumah adat sahu ini agar dipertahankan, misalnya lantai sasadu jangan dikeraskan dengan semen, alat makan dan minum yang terbuat dari bambu juga dikembalikan, jangan menggunakan alat makan modern," pinta Danny dalam acara peresmian sasadu, di Desa Akelamo, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Selasa (1/5/2018).

Senada dengan Bupati, Ketua Adat Jio Talai Padusua, Robinso Missy, juga mengemukakan pujiannya pada perangkat adat Desa Akelamo dan Pemerintah Kecamatan Sahu Timur, Pemerintah Desa dan masyarakat setempat, sehingga berdirinya Sasadu ini.

(Fakhri Rezy)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement