Prosesi peresmian rumah adat ini berlangsung di sasadu atau rumah adat suku Sahu, di Desa Akelamo. Rangkaian prosesi diawali dengan pengucapan do'a dari salah satu tokoh adat.
Kemudian, wanat sasadu atau bumbungan atap rumah, yang terbuat dari daun pohon sagu, dilapisi bambu, dan diikat dengan tali gumutu, tali yang terbuat dari serabut pohon enau pun siap untuk dinaikan. Di atas rumah sudah ada beberapa orang pria yang menunggu untuk menarik wanat atau bumbungan.
Para lelaki menarik wanat atau bumbungan menggunakan tali, wanat ditarik naik, mengikuti rel yang terbuat dari dua batang pohon bambu. Prosesi yang diiringi musik tifa dan gong yang dibunyikan dengan cara ditabu atau dipukul ini berlangsung sekira 30 menit.
Baca juga: Ini Waktu dan Cara yang Tepat untuk Bicarakan soal Menstruasi dengan Anak