NYIUR melambai-lambai bak menyambut kedatangan kami ketika kali pertama menginjakkan kaki di Pantai Lapasi. Sementara, suara ramai pembicaraan yang entah apa, terdengar dari kejauhan, menyamarkan desir ombak yang terpecah sampai di pantai.
Berjalan sedikit mendekati tepi pantai, asap mengepul dan wangi jagung dibakar tercium, menggiurkan. Ah, sedap!
Baca juga: Bully Berakhir Maut, Ini 3 Peristiwa Balas Dendam Korban Bullying
Anak-anak tertawa riang, cekikikan, hingga berlarian ke sana ke mari mengenakan pakaian mencolok, dan riasan wajah. Ada apa gerangan?