MASYARAKAT Indonesia khususnya yang tinggal di kawasan Jakarta baru-baru ini dikejutkan oleh sebuah foto seorang pria yang sedang asik menikmati makanan di salah satu warung pecel lele. Uniknya, ia melakukan hal tersebut di atas bangku yang telah tergenang air.
Seperti diketahui, akhir-akhir curah hujan yang sangat tinggi memaksa sejumlah daerah di kawasan Jabodetabek terendam banjir. Bahkan, hujan yang terus mengguyur wilayah Bogor sejak Minggu 4 Februari 2018 lalu membuat ketinggian air di Bendung Katulampa meluap naik, hingga akhirnya dinyatakan berstatus siaga 1 oleh Wali Kota Bogor Bima Arya.
Namun, bukan orang Indonesia namanya jika tidak mampu memanfaatkan keadaan meski banjir terus melanda berbagai daerah. Warung pecel lele yang sempat viral ini menjadi salah satu bukti nyata.
Belum diketahui secara pasti, mengapa warung tersebut tetap membuka dagangannya di saat genangan air telah mencapai pinggang orang dewasa. Namun satu yang pasti, kejadian unik ini berhasil menarik perhatian para netizen di seluruh Indonesia, hingga kata“pecel lele” menjadi trending di berbagai media sosial.
Berbicara soal pecel lele, tahukah Anda bahwa hidangan tersebut ternyata berasal dari Jawa Tengah, tapi tak sedikit pula yang mengklaim hidangan bercita rasa gurih ini berasal dari Lamongan, Jawa Timur. Bahkan ada banyak sekali cerita-cerita rakyat dan mitos yang beredar di tengah masyarakat Lamongan. Di balik kelezatan pecel lele, konon katanya, penduduk asli Lamongan banyak yang enggan mengonsumsi ikan air tawar tersebut. Apa alasannya?