Rangkaian pesta adat Mandailing yang cukup panjang ini akan berlangsung hingga Minggu, 26 November 2017 nanti. Tidak lama dari selesainya Manortor raja-raja, prosesi selanjutnya, yakni Mangalo-alo Mora atau menyambut Mora, yang merupakan saudara laki-laki dari pihak ibunda Bobby. Penyambut tersebut tidak boleh membelakangi Mora, maka meraka harus berjalan mundur perlahan sambil Manortor.
Masih dihari yang sama, prosesi adat selanjutnya ialah Manarimo Tumpak atau Marlongit, lalu dilanjutkan dengan Maralok-alok, yang merupakan sidang Kerapatan Adat, diawali dengan menjamu suhut atau tuan rumah menggunakan sirih.
BACA JUGA:
Keesokan harinya, dalam pesta adat Mandailing Kahiyang-Bobby, direncanakan akan melangsungkan Mata Ni Horja terlebih dahulu. Dalam prosesi ini, acara merupakan penyambutan Presiden Joko Widodo dan keluarga. Pihak yang menyambut Presiden Joko Widodo dan keluarga, yakni suhut atau tuan rumah, beserta dengan anak boru, mereka berdiri di depan pintu gerbang, ketika penyambutan ini Gordang Sambilan kembali dibunyikan, sambil Manortor.
Manortor dilakukan hingga tiba di tempat acara dilansungkan. Sesampainya di tempat, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara akan diberikan ulos yang berupa Ulos Panggobak Ni Tondi, sebagai penghormatan. Setalah itu, prosesi adat dilanjutkan dengan mengiringi pengantin, yaitu Kahiyang dan Bobbi ke Tepian Raya Na Martua.
Adapun makna dari prosesi tersebut ialah menghanyutkan semua kenangan yang telah dialami oleh keduanya, kemudian didoakan agar cepat diberi momongan. Prosesi selanjutnya, dalam susunan acara terdapat prosesi Manupa Dohot Manabalkon Goar Matobang, dilanjutkan dengan Manatorkon Bayo Pangoli Dohot Boru Na Di Oli, dan sebagai penutup pesta adat di Sabtu, 25 November 2017 ada Manyondang Gordang Dohot Gondang. Terakhir, pada keesokkan harinya, yaitu Minggu, 26 November 2017, ada resepsi pernikahan.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.