Advertisement
Advertisement

Dirayakan 3 Hari Berturut-turut, Ini Rangkaian Pesta Adat Horja Godang Kahiyang-Bobby di Medan

Annisa Aprilia , Jurnalis-Jum'at, 24 November 2017 |16:07 WIB
Dirayakan 3 Hari Berturut-turut, Ini Rangkaian Pesta Adat Horja Godang Kahiyang-Bobby di Medan
Upacara adat Kahiyang-Bobby di Medan (Foto:Antara)
A
A
A

PROSESI Haroan Boru menjadi pembuka dari rangkaian pesta adat Mandailing yang harus dilakukan oleh Kahiyang, dan Bobby. Pemberian marga atau Mangalehan Marga menjadi rangkaian pesta adat selanjutnya, dalam upacara ini Kahiyang Ayu yang berasal dari suku Jawa diberikan marga Siregar, sesuai dengan marga ibunda Bobby Afif Nasution.

Setelah pemberian marga, hari ini pesta adat tersebut berlanjut hingga resepsi kedua nanti, yang rencananya akan dilangsungkan pada Minggu, 26 November 2017 mendatang. Hari ini, pesta adat Mandailing diawali dengan prosesi penyembelihan satu ekor kerbau. Upacara penyembelihan yang disebut Manalpokkon Lahan ni Horja tersebut, menjadi penanda dari siapnya keluarga dan orang-orang yang terlibat di dalam pesta adat untuk menjamu. Satu ekor kerbau yang disembelih pada pagi tadi, dijadikan simbol dari 21 kerbau yang akan disembelih selanjutnya.

BACA JUGA:

Kahiyang-Bobby Akan Jalani Upacara Adat di Pinggir Sungai, Begini Harapan di Balik Tradisi Tersebut

 

Dirangkum oleh Okezone dari berbagai sumber, Jumat (24/11/2017), setelah penyembelihan satu ekor kerbau selesai, dilanjutkan dengan prosesi Manyantani Gordang. Kemudian, barulah Gordang Sambilan dimainkan. Alat musik sejenis gendang yang ada di pesta adat Kahiyang-Bobby menjadi alat musik yang penting, dan hampir selalu ada dalam setiap upacara adat Mandailing.

Alat musik Gordang tidak hanya sekadar dihadirkan saja, tapi juga berfungsi sebagai musik pengiring untuk prosesi Manortor atau menari tortor. Gordang Sambilan dalam pesta adat, berjumlah sembilan sesuai dengan namanya 'sambilan'. Dalam sebuah Horja Godang atau hajatan besar, Gordang Sambilan dibunyikan sebagai penanda ada sebuah Horja yang diadakan.

Setelah Gordang Sambilan dimainkan, dalam perta adat Kahiyang-Bobby pun diadakan pembukaan Margalanggang atau Manortor. Dalam pembukaan tersebut raja-raja dan tetua adat Mandailing menyampaikan sepatah dua patah kata yang berisi restu, atau nasihat, kemudian barulah Gordang kembali dipukul, lalu dipanggil nama-nama Suhut, dan Anak Boru untuk menari tortor bersama.

Kabarnya, ada sebanyak 500 orang yang akan menari tortor, terdiri dari Suhut, Anak Boru, raja-raja adat Mandailing yang berasal dari pengetua adat bermarga Nasution, Lubis dan marga lainnya dari Mandailing. Ada pula pengetua adat dari Tabagsel, Inanta Soripada, ibunda Bobby, ibu-ibu lainnya, dan tidak ketinggalan pula Raja Panusunan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement