Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hati-Hati Ladies, Lipstikmu Bisa Mengandung Logam yang Berbahaya

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Jum'at, 24 November 2017 |05:36 WIB
Hati-Hati Ladies, Lipstikmu Bisa Mengandung Logam yang Berbahaya
Ilustrasi (Foto: Timesofindia)
A
A
A

WANITA terbiasa menjilat atau mengonsumsi lipstik sepanjang hari. Ya, karena ketika mengonsumsi makanan atau minuman, bibir wanita biasanya masih merah merona dengan lipstik.

Tapi, kebiasaan makan masih dengan bibir lipstikan bisa membahayakan, karena adanya logam beracun pada lipstik. Berikut fakta-faktanya yang dikutip dari Timesofindia:

Racun

Ternyata lipstik mengandung banyak logam, seperti kadmium dan aluminium, keduanya beracun bisa berinteraksi dengan cairan dan asam lambung. Meskipun banyak penelitian dan institusi yang berwenang telah menetapkan bahwa logam yang ada pada lipstik tidak berbahaya, ada laporan menegaskan bahwa klaim mengoleskan kembali lipstik sepanjang hari membuat kita mengonsumsi racun sedikit demi sedikit.

Berapa banyak logam?

Dalam penelitian yang dipimpin oleh Environmental Health Perspectives (EHP), ditemukan alumunium dan logam lainnya dengan konsentrasi yang lebih tinggi daripada timbal, dan tentunya sangat berbahaya. Penulis juga telah menyebutkan berapa banyak loga, yang dikonsumsi seseorang setiap hari dari pemakaian lipstik, yakni 24 mg.

Adakah batas aman?

Karena itu, walaupun Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat menyatakan bahwa tak ada tingkat timbal yang perlu dikhawatirkan, sangat mengerikan jika melihat berapa kali wanita menggunakan lipstik dalam sehari. Membatasi pemakaian lipstik menjadi sekali atau mungkin 2 kali sehari akan sangat membantu jika tidak ingin mengubah lipstik menjadi racun.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement