Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TERUNGKAP! Ini Alasan Kenapa Diet Biasanya Cuma Dilakukan 2 Pekan

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 03 November 2017 |12:07 WIB
TERUNGKAP! Ini Alasan Kenapa Diet Biasanya Cuma Dilakukan 2 Pekan
Diet cuma boleh dilakukan dua pekan (Foto:Alivebynature)
A
A
A

Dijelaskan Widya, efek samping dari kurangnya bahkan hilangnya karbohidrat di tubuh adalah terlambat berpikir, tidak bergairah, ataupun susah berkonsentrasi. Tentunya membuat tubuh mudah lemas dan tidak bertenaga.

BACA JUGA:

TERUNGKAP! Ditemukan Ruangan Kosong di Piramida Agung Khufu

“Efek samping tersebut tentunya sangat merugikan manusia. Makanya, durasi 2 minggu dianggap paling aman untuk melakukan penurunan berat badan secara cepat tersebut,’’ paparnya pada Okezone di ICE BSD, kemarin.

Widya melanjutkan, diharapkan setiap pelaku diet tidak langsung “bobol” dalam menjaga asupan dan kondisi tubuh yang sudah dibentuk dengan susah payah. Makanya, penentuan makanan yang baik pun minuman penting dilakukan. Sebab, ketika tubuh sudah terbiasa dengan sesuatu yang baru, maka ketika dikembalikan ke kondisi awal, perubahan yang dilakukan bisa dikatakan kurang mendapatkan hasilnya.

Sementara itu, ketika Anda sudah melakukan diet keto selama 2 pekan penuh dan bisa dikatakan berhasil, untuk bisa pindah ke jenis siet lainnya, sambung Widya, itu tergantung dari tubuh Anda kembali. “Tapi, kalau bagi saya pribadi, usahakan untuk menjaga asupan makanan dulu baru kemudian kembali menjalani diet. Ya, setidaknya sebulan setelah program diet sebelumnya selesai,’’ pungkasnya.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement