NAMA unik sebuah restoran bertujuan untuk menarik pelanggan. Berbagai cara promosi sampai pemberian nama unik dilakukan agar dagangan mereka laris manis. Namun kadangkala
Menyadari nama restoran "Ranjang 69" dikhawatirkan berbau unsur pornografi, maka pemilik restoran tersebut mengganti nama restoran "Ranjang 69" menjadi "Ramen Jangar 69". Perubahan nama tersebut sudah dilakukan sejak awal September 2016. Namun belakangan, Pemerintah Kota Depok menegur tegas setiap pelaku kuliner yang menggunakan nama restoran berbau unsur pornografi.
Gerakan penertiban ini dipicu dengan munculnya snack bikini yang diproduksi di Sawangan, Depok. Dimana camilan tersebut diduga berbau unsur pornografi baik dari nama dan kemasan snack.
“Sebelum ramai di media sepekan terakhir, kami sudah berganti nama tetap menggunakan Ramen Jangar 69. Tidak lagi kata-kata ranjang. Hal itu membuktikan kami mematuhi aturan menghindari pihak – pihak yang merasa kami menggunakan unsur pornografi,” kata Direktur Operasional Ramen Jangar 69, Rizal Khairul Insan, Kamis (15/9).
Rizal menegaskan nama tersebut hanya dibuat menarik dan tidak bermaksud untuk menggunakan unsur pornografi. Angka 69, kata dia, memiliki filosofi bahwa jajaran pemimpin mereka adalah kembar Rizka Rahman Sidik dan Rizki Rahman Hakim.