Sementara, orang-orang yang minum milkshake yang kental dan tinggi kalori memiliki lambung yang kosong jauh lebih lambat, yakni selama hampir 82 menit. Bagi mereka yang minum milkshake lebih kental juga merasa lebih kenyang dibandingkan mereka yang mengkonsumsi yang cair dan rendah kalori. Namun, rasa kenyang ini ternyata hanyalah sementara.
Seorang penulis studi mengatakan, “Perasaan lebih kenyang ini disebabkan oleh peningkatan viskositas yang merupakan fenomena yang kita sebut dengan phantom fullness”. Dia menjelaskan makanan rendah kalori yang sebenarnya dapat memberikan rasa kenyang dan lebih tahan lama serta cocok untuk mereka yang sedang menjalani diet.
Dalam penelitian ini, milkshake dikentalkan dengan menggunakan pasta kacang yang ditambahkan es krim, tapi pemimpin studi Guido Camps ini mengatakan Anda dapat dengan mudah menambahkan serat seperti guar gum dan xatham gum berbasis karbohidrat untuk membuat milkshake menjadi lebih kental, sehat, dan mengenyangkan tanpa menambah kalori.
Dilansir Foxnews, milkshake yang super kental rendah kalori dapat menjadi kunci untuk menghilangkan kelaparan dan mencegah agar Anda tidak makan berlebihan di kemudian hari. Tetapi penulis studi mengatakan uji coba lebih lanjut tetap perlu dilakukan untuk membuktikannya.
(Amril Amarullah (Okezone))
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.