Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Makyus Seruput Dawet Ireng untuk Berbuka Puasa

Devi Setya Lestari , Jurnalis-Jum'at, 19 Juni 2015 |14:12 WIB
<i>Makyus</i> Seruput Dawet Ireng untuk Berbuka Puasa
Dawet ireng khas Kutoarjo (Foto:Devi/Okezone)
A
A
A

ES dawet identik dengan warna hijau yang berasal dari pewarna alami daun suji, tapi lain halnya dengan dawet ireng asal Kutoarjo yang justru berwarna hitam. Dari namanya saja sudah bisa dipastikan dawet ini tidak berwarna hijau, karena kata ireng dalam bahasa jawa berarti hitam.

Warna hitam pada butiran dawet berasal dari bahan alami berupa merang atau batang padi yang dibakar. Suradi, penjual es dawet ireng di kawasan Kanal Banjir Timur, Jakarta Timur mengatakan, abu batang padi yang dibakar menjadi sumber pewarna hitam yang alami.

“Warna hitamnya bukan dari pewarna makanan tetapi dari omen (abu batang padi-red),” kata pria paruh baya ini kepada Okezone, Kamis 18 Juni 2015.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement