Ia menekankan pentingnya sikap kritis konsumen dalam memeriksa informasi produk, termasuk identitas produsen, label, izin edar, dan kondisi kemasan. Informasi tersebut membantu konsumen memahami asal-usul produk serta memastikan kejelasan pihak yang bertanggung jawab atas kualitasnya.
Tria juga menyoroti aspek keterlacakan produk. Informasi mengenai sumber air, proses pencucian wadah, standar sanitasi, dan pengujian kualitas dapat berbeda-beda, khususnya pada produk yang tidak memiliki identitas produsen yang jelas. Karena itu, konsumen perlu memeriksa informasi produk secara menyeluruh sebelum mengonsumsinya.
Literasi kualitas air perlu dikenalkan sejak dini
Selain akses dan pengawasan kualitas, edukasi mengenai air minum juga dinilai perlu dimulai dari lingkungan keluarga. Anak-anak dapat dilibatkan dalam kebiasaan memeriksa informasi produk dan memahami pentingnya memilih air minum yang higienis.
Ibu Bijak AQUA, Sindy Fung, mengatakan rasa ingin tahu anak dapat dimanfaatkan orang tua untuk membangun literasi mengenai konsumsi sehari-hari.