Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perempuan Karier Wajib Tahu, Terlalu Lama Duduk Bisa Memperparah Nyeri Haid

Niko Prayoga , Jurnalis-Minggu, 25 Oktober 2026 |20:05 WIB
Perempuan Karier Wajib Tahu, Terlalu Lama Duduk Bisa Memperparah Nyeri Haid
Ilustrasi duduk lama saat bekerja. (Foto: dok Magnific)
A
A
A

JAKARTA — Bagi sebagian perempuan pekerja, menghabiskan waktu berjam-jam di depan meja kerja sudah menjadi rutinitas harian. Namun, kebiasaan terlalu lama duduk tanpa diselingi rehat ternyata tak hanya membuat tubuh pegal, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan nyeri haid yang semakin parah.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Noah Jefferson Permana dalam utas di akun Threads miliknya pada Rabu, 21 Oktober 2026 membagikan penjelasan mengenai kaitan erat antara kebiasaan duduk berdurasi panjang dengan peningkatan keparahan gejala haid bagi para perempuan karier.

"Sebagai dokter, teruntuk perempuan karier, jangan lupa ‘istirahat’ dari duduk, karena berhubungan sama gejala haid, sini aku jelasinn," ujar dr. Noah, dikutip Minggu (25/10/2026).

Ia menjelaskan bahwa kaitan ini didukung oleh temuan ilmiah. Sebuah studi di Korea Selatan yang melibatkan 603 responden perempuan menunjukkan adanya hubungan signifikan antara durasi duduk yang terlalu lama dengan tingkat keparahan gejala menstruasi.

"Studi korea di 603 perempuan nunjukin ada hubungan signifikan. Duduk terlalu lama dalam jangka waktu panjanng. Frekuensi + keparahan gejala haid (kram, nyeri punggung, dll) bisa lebih sering + lebih berat," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan mekanisme biologis di balik kondisi tersebut. Ketika seseorang duduk terlalu lama tanpa bergerak, sirkulasi darah di area panggul menjadi tidak optimal.

"Bener tuntutan pekerjaan, tapi kalau kamu duduk kelamaan prostaglandin yang bikin ‘nyeri haid’ ditambah lagi sama sirkulasi darah area panggul gaa optimal, kurang suplai oksigen + otot panggul tegang, kontraksi rahim saat jaringan kekurangan oksigen memicu sinyal nyeri lebih kuat. Jadinya gejala haid bisa lebih terasa," ungkap dr. Noah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement