Asam Lambung Naik? Coba Trik Pernapasan Sederhana Ini

Niko Prayoga , Jurnalis
Jum'at 23 Oktober 2026 10:51 WIB
Teknik pernapasan. (Foto: Freepik)
Share :

RASA tidak nyaman akibat asam lambung yang mendadak naik hingga ke tenggorokan sering kali mengganggu aktivitas harian. Kondisi ini memang membutuhkan penanganan yang tepat.

Di luar konsumsi obat-obatan, ternyata ada teknik pernapasan sederhana yang terbukti ampuh membantu meredakan gejalanya. Trik ini penting diketahui para penderita asam lambung.

1. Teknik Pernapasan Bantu Atasi Asam Lambung

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan, dalam unggahan video di akun Instagramnya membagikan trik pernapasan perut (pernapasan diafragma). Trik ini dapat menguatkan katup kerongkongan agar asam lambung tidak mudah naik.

"Asam lambung naik sampai ke tenggorokan? Gengs, coba trik napas ini. Tapi ada satu syarat biar kerasa. Duduk tegak, satu tangan di dada, satu di perut,” ujar dr. Cecep.

Teknik ini cukup mudah dilakukan kapan saja. Langkah pertamanya adalah mengontrol alur napas dengan fokus pada gerakan perut, bukan dada.

“Tarik napas lewat hidung empat hitungan, perut ngembang, dada diam. Buang lewat mulut enam hitungan, perut kempes,” ucap dia.

dr. Cecep menjelaskan, mekanisme ini secara medis bekerja dengan memanfaatkan otot diafragma untuk menahan tekanan dari dalam lambung. Ketika seseorang melakukan pernapasan perut secara benar, katup bawah kerongkongan akan tercengkeram lebih kuat.

“Kenapa gini? Otot napas kita, diafragma, ikut ngejepit katup di ujung bawah kerongkongan. Pas napas perut, tekanan katupnya bisa naik hampir dua kali lipat, jadi asamnya lebih susah naik,” jelas dr. Cecep.

2. Sudah Teruji dalam Penelitian

Efektivitas latihan ini juga bukan sekadar teori. Menurutnya, sudah ada setidaknya 10 penelitian yang menguji manfaat latihan pernapasan terhadap penurunan gejala asam lambung. Namun, kunci utama dari keberhasilan trik ini adalah konsistensi.

“Nah, syaratnya lakuin tiap hari, 5 menit 3 kali sehari habis makan siang, makan malam, sama sebelum tidur. Terus udah 10 penelitian ngecek latihan ini. Yang rutin 4 sampai 8 minggu, gejalanya cenderung berkurang,” tegas dia.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya