Mengenal Cedera Siku yang Dialami Pebulu Tangkis Daniel Marthin hingga Mundur dari Denmark Open 2026

Djanti Virantika, Jurnalis
Rabu 14 Oktober 2026 09:05 WIB
Daniel Marthin mundur dari Denmark Open 2026. (Foto: PBSI)
Share :

PEBULU tangkis ganda putra Indonesia, Daniel Marthin, mengalami nyeri pada bagian siku hingga harus mundur dari turnamen Denmark Open 2026. Keputusan tersebut diambil bersama pelatih demi memprioritaskan pemulihan sebelum menghadapi turnamen berikutnya.

Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, menjelaskan bahwa Daniel mengeluhkan sakit pada sikunya setelah menjalani latihan di arena utama atau Main Hall pada Senin 12 Oktober 2026 malam WIB.  Tim kemudian mencoba memberikan penanganan melalui fisioterapi.

Namun, ketika Daniel kembali mencoba bermain pada Selasa 13 Oktober 2026 pagi, tingkat nyerinya masih tinggi. Melihat kondisi tersebut, Antonius memutuskan menarik keikutsertaan pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dari Denmark Open 2026 yang berlangsung pada 13–18 Oktober di Odense, Denmark.

"Daniel melaporkan kepada saya bahwa siku-nya sakit setelah latihan di Main Hall tadi malam. Sudah coba ditangani oleh fisioterapis dengan tindakan fisio dan lain-lain, pagi ini dicoba lagi ternyata skala nyerinya masih tinggi," ujar Antonius dalam keterangan yang disampaikan PBSI.

Antonius berharap cedera Daniel tidak serius sehingga sang pemain dapat kembali bertanding pada French Open 2026. Ajang itu dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Oktober.

Nyeri siku sendiri merupakan salah satu keluhan yang dapat dialami pemain bulu tangkis akibat gerakan lengan dan pergelangan tangan yang dilakukan berulang kali. Lantas, apa saja kemungkinan penyebab nyeri siku pada atlet bulu tangkis dan bagaimana cara menanganinya?

1. Mengenal Nyeri Siku pada Pemain Bulu Tangkis

Dilansir dari Hello Physio, siku merupakan sendi yang berperan penting dalam berbagai gerakan lengan, termasuk saat pemain bulu tangkis melakukan pukulan smash, forehand, dan backhand. Gerakan tersebut melibatkan koordinasi otot, tendon, dan sendi pada lengan bawah serta lengan atas.

Ketika bagian-bagian tersebut menerima beban berulang tanpa pemulihan yang cukup, rasa nyeri dapat muncul. Pada pemain bulu tangkis, nyeri siku bisa disebabkan oleh berbagai kondisi, mulai dari ketegangan otot, iritasi tendon, hingga cedera akibat beban berlebihan.

Namun, penyebab nyeri siku yang dialami Daniel Marthin belum dijelaskan secara spesifik oleh pelatih. Karena itu, belum dapat dipastikan apakah keluhannya merupakan tennis elbow, golfer's elbow, atau jenis cedera lainnya. Pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui jaringan yang terdampak dan menentukan penanganan yang sesuai.

2. Tennis Elbow, Salah Satu Penyebab Nyeri Siku

Salah satu kondisi yang dapat menyebabkan nyeri siku pada pemain bulu tangkis adalah tennis elbow atau epikondilitis lateral. Kondisi ini ditandai dengan rasa sakit pada sisi luar siku akibat gangguan pada tendon yang menghubungkan otot lengan bawah dengan tulang di sekitar siku.

Tennis elbow sering berkaitan dengan aktivitas yang melibatkan gerakan pergelangan tangan berulang, termasuk menggenggam raket dan melakukan pukulan berkali-kali. Gejala yang dapat muncul meliputi nyeri atau rasa terbakar pada sisi luar siku, rasa sakit ketika menggenggam raket atau mengangkat benda, kelemahan genggaman tangan, hingga nyeri yang bertambah ketika pergelangan tangan digerakkan melawan tahanan.

Meski namanya tennis elbow, kondisi ini juga dapat dialami pemain bulu tangkis maupun orang yang melakukan aktivitas berulang menggunakan tangan. Pada kasus tertentu, keluhan dapat berlangsung selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan jika beban pada tendon terus diberikan tanpa penanganan yang tepat.

3. Golfer's Elbow, Nyeri pada Sisi Dalam Siku

Selain tennis elbow, ada pula golfer's elbow atau epikondilitis medial. Kondisi ini menimbulkan nyeri pada sisi dalam siku dan berkaitan dengan tendon yang membantu menekuk pergelangan tangan serta memutar lengan bawah.

Aktivitas menggenggam raket terlalu kuat atau melakukan gerakan berulang yang membebani otot lengan bawah dapat meningkatkan risiko gangguan pada tendon tersebut. Gejalanya antara lain nyeri pada sisi dalam siku, rasa tidak nyaman saat menggenggam atau mengangkat benda, nyeri ketika pergelangan tangan ditekuk melawan tahanan, hingga kelemahan pada tangan atau lengan bawah akibat rasa sakit.

Tennis elbow dan golfer's elbow termasuk gangguan tendon yang dapat terjadi akibat penggunaan berlebihan. Meski demikian, keduanya merupakan kondisi berbeda dan membutuhkan pemeriksaan untuk memastikan diagnosis.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya