JAKARTA - Apel menjadi salah satu buah yang mudah ditemukan dan kerap dijadikan pilihan camilan. Selain manis dan segar, apel juga mengandung serat serta antioksidan yang baik untuk tubuh. Buah berwarna merah ini juga dikatakan memiliki manfaat bagi kadar gula darah.
Dilansir dari Health, apel memiliki indeks glikemik rendah dan kaya akan serat. Kandungan tersebut dapat membantu memperlambat penyerapan karbohidrat sehingga kenaikan gula darah setelah makan tidak terlalu cepat.
Lantas, kapan waktu yang tepat untuk makan apel agar gula darah tetap stabil?
Ahli epidemiologi gizi, Jacqueline A. Vernarelli, menjelaskan makan apel saat sarapan bisa memberikan rasa kenyang lebih lama berkat serat di dalamnya. Apel juga mengandung asam klorogenat yang membantu mengatur kadar gula darah dan mencegah lonjakan kadar gula setelah makan.
Meski demikian, mengonsumsi satu buah apel saja tidak secara signifikan meningkatkan metabolisme tubuh. Namun, kandungan seratnya mampu menjaga kesehatan pencernaan dan mendukung keteraturan buang air besar.
Makan apel sebelum atau bersamaan dengan makanan utama juga bisa menjadi pilihan. Seorang dosen tamu di Lebanon Valley College, Morgan Walker, mengatakan serat dalam apel dapat memperlambat proses penyerapan karbohidrat. Hal ini membantu mengurangi lonjakan gula darah setelah makan.
Satu buah apel berukuran sedang mengandung sekitar 4-5 gram serat. Salah satu jenis serat di dalamnya adalah pektin yang dapat memperlambat proses pencernaan dan menjaga energi tetap stabil.
Kandungan gula alami di dalam apel dapat memberikan tambahan energi, sementara serat membantu menjaga kadar gula darah agar tetap lebih stabil. Waktu konsumsinya juga dapat disesuaikan dengan kondisi tubuh dan jenis olahraga.
Namun, jika tubuh sensitif terhadap makanan tinggi serat, hindari makan apel tepat sebelum melakukan olahraga intens karena dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada pencernaan.
Bagi yang sering ingin makan makanan manis setelah makan malam, apel dapat menjadi alternatif camilan yang lebih bernutrisi.
Apel dapat memberikan rasa manis sekaligus membantu memberikan rasa kenyang berkat kandungan seratnya. Buah ini juga bisa dipadukan dengan sedikit selai kacang atau taburan kayu manis.
Sebenarnya, tak ada satu waktu khusus untuk mendapatkan manfaat apel bagi gula darah. Menurut ahli gizi terdaftar, Lauren Manaker, waktu terbaik untuk makan apel adalah ketika seseorang paling mungkin benar-benar mengonsumsinya.
Kulit apel juga sebaiknya tidak langsung dibuang karena mengandung serat. Dengan begitu, apel dapat menjadi bagian dari pola makan yang seimbang tanpa harus terlalu memikirkan waktu tertentu untuk mengonsumsinya.
(Agustina Wulandari )