Advertisement
Advertisement

3 Cara Jaga Gula Darah Tetap Stabil, Salah Satunya Positive Thinking

Agustina Wulandari , Jurnalis-Kamis, 05 November 2026 |23:05 WIB
3 Cara Jaga Gula Darah Tetap Stabil, Salah Satunya <i>Positive Thinking</i>
Ilustrasi positive thinking untuk jaga gula darah stabil. (Foto: dok karlyukav/Magnific)
A
A
A

JAKARTA – Menjaga kadar gula darah tetap stabil menjadi salah satu hal penting untuk mempertahankan kesehatan, terutama seiring bertambahnya usia. Selain pola makan dan aktivitas fisik, kondisi mental ternyata juga perlu diperhatikan.

Profesor Li Guangwei, ahli endokrinologi, membagikan tiga kebiasaan utama yang diterapkannya untuk menjaga kadar gula darah. Menariknya, di usia 81 tahun, kadar gula darah puasanya disebut tetap stabil di kisaran ideal, yakni sekitar 5 mmol/L.

Cara Jaga Gula Darah Tetap Stabil

Dikutip dari The Standard, berikut tiga kebiasaan yang bisa menjadi inspirasi untuk menjaga kadar gula darah.

1. Atur pola makan tanpa menghindari makanan favorit

Menurut Li, menjaga gula darah bukan berarti seseorang harus berhenti menikmati makanan kesukaannya. Sesekali mengonsumsi makanan seperti es krim tentu diperbolehkan. Namun, porsinya perlu dikendalikan dan makanan yang digoreng sebaiknya tidak terlalu sering dikonsumsi.

Ia juga memperkenalkan prinsip 5-0-0-1-1-1 sebagai panduan menjaga kesehatan metabolisme. Angka lima merujuk pada kebiasaan berolahraga lima hari dalam seminggu, dengan durasi minimal 30 menit setiap hari.

angka 0-0 berarti menghindari minuman manis maupun minuman dengan pemanis buatan serta tidak makan lagi setelah makan malam.

Sementara itu, angka 1-1-1 berkaitan dengan pengaturan makanan, yakni mengurangi satu takaran makanan pokok setiap kali makan bagi orang dengan obesitas, mengonsumsi sayuran dalam jumlah cukup, serta membatasi makan di luar rumah maksimal satu kali seminggu.

2. Rutin bergerak dan berjalan kaki setiap hari

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement