JAKARTA – Menjaga kadar gula darah tetap stabil menjadi salah satu hal penting untuk mempertahankan kesehatan, terutama seiring bertambahnya usia. Selain pola makan dan aktivitas fisik, kondisi mental ternyata juga perlu diperhatikan.
Profesor Li Guangwei, ahli endokrinologi, membagikan tiga kebiasaan utama yang diterapkannya untuk menjaga kadar gula darah. Menariknya, di usia 81 tahun, kadar gula darah puasanya disebut tetap stabil di kisaran ideal, yakni sekitar 5 mmol/L.
Dikutip dari The Standard, berikut tiga kebiasaan yang bisa menjadi inspirasi untuk menjaga kadar gula darah.
Menurut Li, menjaga gula darah bukan berarti seseorang harus berhenti menikmati makanan kesukaannya. Sesekali mengonsumsi makanan seperti es krim tentu diperbolehkan. Namun, porsinya perlu dikendalikan dan makanan yang digoreng sebaiknya tidak terlalu sering dikonsumsi.
Ia juga memperkenalkan prinsip 5-0-0-1-1-1 sebagai panduan menjaga kesehatan metabolisme. Angka lima merujuk pada kebiasaan berolahraga lima hari dalam seminggu, dengan durasi minimal 30 menit setiap hari.
angka 0-0 berarti menghindari minuman manis maupun minuman dengan pemanis buatan serta tidak makan lagi setelah makan malam.
Sementara itu, angka 1-1-1 berkaitan dengan pengaturan makanan, yakni mengurangi satu takaran makanan pokok setiap kali makan bagi orang dengan obesitas, mengonsumsi sayuran dalam jumlah cukup, serta membatasi makan di luar rumah maksimal satu kali seminggu.