Moms, Pola Asuh Ini Bisa Bikin Anak Berperilaku Baik dan Tak Gampang Emosional

Agustina Wulandari , Jurnalis
Minggu 04 Oktober 2026 18:05 WIB
Ilustrasi perilaku anak. (Foto: dok Magnific)
Share :

JAKARTA - Pola asuh orang tua ternyata berkaitan dengan perilaku dan kondisi emosional anak. Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa anak cenderung memiliki lebih sedikit masalah perilaku dan emosional ketika orang tua menerapkan pola asuh yang positif, memberikan disiplin secara konsisten, dan terlibat dalam keseharian anak.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLOS One pada 30 September 2026 tersebut menganalisis data lebih dari 2.700 anak berusia 5 hingga 18 tahun. Data itu berasal dari program Environmental influences on Child Health Outcomes (ECHO) milik National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat.

Melansir News Medical, para peneliti yang dipimpin dr. Xiaoye Xu, Assistant Professor of Psychology di SUNY Cortland, mengamati pola pengasuhan orang tua dan kaitannya dengan berbagai masalah perilaku serta emosional pada anak.

Ada Tiga Pola Pengasuhan dalam Penelitian

Dari jawaban orang tua dalam survei, peneliti menemukan tiga profil pola pengasuhan. Profil pertama ditandai dengan pola asuh positif yang tinggi dan pengawasan yang lebih baik. Pola asuh positif dalam penelitian ini mencakup pengasuhan yang hangat dan responsif, seperti memberikan pujian ketika anak berperilaku baik serta memberikan dukungan secara positif.

Profil kedua menunjukkan pola asuh positif yang lebih rendah dengan tingkat pengawasan sedang. Sementara itu, profil ketiga ditandai dengan pola asuh positif tingkat sedang, tetapi pengawasan terhadap anak lebih rendah.

Hasil penelitian menunjukkan, masalah perilaku dan emosional paling rendah ditemukan pada anak yang berada dalam kelompok dengan pola asuh positif tinggi dan pengawasan yang lebih baik. Sebaliknya, masalah tersebut paling banyak ditemukan pada anak yang mendapatkan pola asuh positif tingkat sedang dengan pengawasan yang lebih buruk.

Disiplin yang Tidak Konsisten Juga Berpengaruh

Peneliti kemudian melihat perilaku pengasuhan satu per satu, bukan hanya berdasarkan profil pola asuh secara keseluruhan.

Hasilnya, disiplin yang tidak konsisten berkaitan dengan lebih banyak masalah emosional maupun perilaku anak. Disiplin tidak konsisten yang dimaksud adalah ketika orang tua menerapkan aturan secara tidak menentu atau tidak konsisten.

Sementara itu, pengawasan yang buruk secara khusus berkaitan dengan lebih banyak masalah perilaku dari luar, seperti agresivitas dan kesulitan memusatkan perhatian. Namun, pengawasan yang buruk tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan masalah emosional seperti kecemasan dan depresi.

Pola Asuh Bukan Satu-Satunya Faktor

Meski menemukan hubungan antara pola asuh dan kondisi anak, peneliti mengingatkan bahwa hasil penelitian ini belum memberikan gambaran lengkap mengenai lingkungan tempat anak dibesarkan.

Data penelitian berasal dari laporan orang tua, yang sebagian besar diisi oleh ibu. Hanya 52 ayah yang ikut mengisi survei, sementara anggota keluarga atau orang lain yang turut berperan dalam pengasuhan tidak ikut diperhitungkan.

Jadi, tak ada satu pola pengasuhan yang cocok untuk semua keluarga. Namun, membangun hubungan yang positif dengan anak, memberikan aturan secara konsisten, dan tetap terlibat dalam keseharian mereka dapat menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan perilaku dan emosional anak.

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya