“Kenapa ini bisa terjadi? Karena kalau misalnya orang yang makan tinggi gula, itu terjadi suatu hal namanya glikasi,” tuturnya.
Dokter Andrew memaparkan, glikasi ini memengaruhi kolagen dan elastin di dalam kulit. Lalu yang kedua juga memengaruhi hormon-hormon tertentu yang mengakibatkan seseorang itu menjadi kurang menarik terhadap lawan jenisnya.
Bahkan, imbuhnya, kalau pada pria, konsumsi makanan tinggi gula dalam jumlah berlebihan disebut dalam penelitian berkaitan dengan persepsi terhadap maskulinitas. Menurutnya, sekarang ini makan tinggi gula itu bukan cuma bikin kamu tak sehat, tetapi juga bikin penampilan kamu kurang menarik.
Meski demikian, bukan berarti seseorang harus sepenuhnya menghindari makanan manis. Yang lebih penting adalah memperhatikan jumlah dan frekuensi konsumsinya serta menjaga pola makan tetap seimbang.
Dengan pola makan yang lebih seimbang, tubuh mendapatkan manfaat kesehatan sekaligus membantu mempertahankan kondisi kulit agar tetap sehat.
(Agustina Wulandari )