Inovasi AI Kesehatan Indonesia Diuji dalam Konsultasi Pasien

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Selasa 22 September 2026 20:05 WIB
Inovasi AI Kesehatan Indonesia Diuji dalam Konsultasi Pasien (Foto: Freepik)
Share :

Berdasarkan penelitian yang tersedia, sistem AI klinis berbasis Large Language Model (LLM) tersebut disebut sebagai yang pertama digunakan secara langsung dalam layanan dan dievaluasi berdasarkan konsultasi aktual pasien di seluruh rangkaian telemedisin.

Evaluasi mencakup berbagai tahapan, mulai dari pengumpulan informasi pasien, identifikasi tanda bahaya, diagnosis, pengobatan, hingga proses rujukan dan tindak lanjut.

“Teknologi AI untuk layanan kesehatan tidak dapat dinilai hanya berdasarkan kemampuannya memberikan jawaban atas skenario yang telah ditentukan sebelumnya. Dalam praktiknya, konsultasi pasien jauh lebih kompleks dan sulit diprediksi. Dengan mengevaluasi Alodokter AI dalam konsultasi telemedisin yang berlangsung dalam kondisi riil, studi ini membuat evaluasi AI klinis lebih mendekati kondisi nyata dalam penanganan pasien,” ujar Ziad Obermeyer, MD, Associate Professor di UC Berkeley sekaligus penulis studi.

AI Membantu Dokter, Bukan Menggantikan

Dalam penerapannya, AI digunakan untuk membantu dokter mengumpulkan informasi penting dari pasien, mengenali tanda bahaya, menilai risiko penggunaan obat, serta mempertimbangkan pilihan penanganan.

Setiap rekomendasi yang diberikan sistem tetap ditinjau dan disesuaikan oleh dokter. Sementara itu, keputusan terkait diagnosis dan pemberian resep tetap menjadi kewenangan dokter yang menangani pasien.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya