Viral Atlet Diare di Lintasan, Hyrox Ubah Aturan: Berlakukan DNF hingga Diskualifikasi

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Jum'at 18 September 2026 13:10 WIB
Viral Atlet Diare di Lintasan, Hyrox Ubah Aturan: Berlakukan DNF hingga Diskualifikasi (Foto: Instagram)
Share :

JAKARTA - Federasi kebugaran Hyrox melakukan evaluasi terhadap regulasi pertandingan setelah insiden yang melibatkan atlet Australia, Joanna Wietrzyk, di Beijing, China. Ia menjadi sorotan setelah tetap menyelesaikan perlombaan meski mengalami diare di tengah kompetisi.

Insiden tersebut terekam dan tersebar di media sosial. Peristiwa itu kemudian memicu pembahasan mengenai standar kesehatan, keselamatan, serta prosedur penanganan kontaminasi selama pertandingan.

Hyrox Evaluasi Aturan Pertandingan

Hyrox pertama kali diperkenalkan di Jerman pada 2017 dan kemudian berkembang menjadi kompetisi kebugaran yang digelar di berbagai negara. Ajang tersebut mulai memasuki pasar China daratan pada akhir 2024.

Kompetisi ini memiliki format yang menggabungkan lari dengan berbagai jenis latihan fungsional. Peserta harus menyelesaikan lari sejauh 1 kilometer sebelum melanjutkan ke sejumlah stasiun, seperti mesin dayung, mendorong kereta luncur, burpee, lempar bola obat, hingga berjalan membawa karung pasir.

Sebelum insiden di Beijing, buku peraturan Hyrox telah memuat sejumlah ketentuan terkait pelanggaran di lintasan. Beberapa di antaranya melarang peserta membuang sampah, meludah, maupun membersihkan hidung di lantai.

Namun, belum terdapat ketentuan yang secara jelas mengatur situasi ketika seorang atlet buang air besar di lintasan saat perlombaan berlangsung.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya