JAKARTA - Atlet Hyrox asal Australia, Joanna Wietrzyk, akhirnya buka suara setelah aksinya dalam perlombaan di Beijing, China, menjadi viral. Wietrzyk meminta maaf kepada publik China, para atlet yang bertanding, penonton, hingga pihak penyelenggara atas insiden yang terjadi selama perlombaan.
Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui unggahan di Instagram. Dalam pernyataannya, Wietrzyk mengaku menyesali keputusan untuk tetap melanjutkan perlombaan meski kondisi fisiknya memburuk.
“Saya merasa benar-benar bugar dan sehat di awal perlombaan, tanpa alasan untuk menduga akan sakit,” tulis Wietrzyk dilansir dari The Guardian.
Rekaman perlombaan Wietrzyk sebelumnya menyebar luas di media sosial. Atlet pemegang rekor dunia tersebut tetap menyelesaikan perlombaan hingga akhirnya menjadi pemenang, meski mengalami gangguan pencernaan dan buang air besar di tengah arena.
Dalam pernyataannya, Wietrzyk mengakui bahwa dirinya seharusnya menghentikan perlombaan ketika kondisi tersebut terjadi. Ia juga menyadari keputusan tersebut berdampak kepada orang-orang di sekitarnya.