Minum Teh Bisa Jaga Kesehatan Hati Asal Tahu Cara Menyajikannya

Agustina Wulandari , Jurnalis
Kamis 10 September 2026 18:05 WIB
Ilustrasi minum teh. (Foto: dok Magnific)
Share :

JAKARTA - Teh menjadi salah satu minuman yang cukup populer untuk menemani berbagai aktivitas. Selain rasanya yang menenangkan, minuman ini juga mengandung antioksidan dan polifenol yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan, termasuk membantu menjaga kesehatan hati atau liver.

Melansir Health, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh, terutama teh hijau dan teh hitam, berkaitan dengan kesehatan hati yang lebih baik. Namun, bukan berarti teh bisa menjadi obat untuk mengatasi penyakit hati.

Lalu, bagaimana cara minum teh yang tepat agar manfaatnya tetap bisa diperoleh?

Teh dan Kesehatan Hati

Hati merupakan salah satu organ penting yang memiliki banyak fungsi bagi tubuh. Organ ini membantu mengolah nutrisi, menghasilkan empedu, serta berperan dalam berbagai proses metabolisme.

Menurut Health, kandungan antioksidan dan polifenol dalam teh dapat membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat proses metabolisme maupun faktor lingkungan. Teh hijau, teh hitam, dan beberapa jenis teh herbal menjadi jenis yang banyak diteliti terkait manfaat tersebut. 

Salah satu penelitian pada 2024 yang melibatkan lebih dari 20.000 orang menemukan bahwa orang yang lebih sering mengonsumsi teh, khususnya teh hitam, cenderung memiliki risiko lebih rendah mengalami perlemakan hati.

Penelitian lain pada 2015 juga menemukan adanya hubungan antara konsumsi teh hijau dan risiko yang lebih rendah terhadap beberapa penyakit hati.

Meski begitu, bukti yang ada saat ini belum cukup untuk menyimpulkan bahwa minum teh dapat mencegah atau mengobati penyakit hati. Jadi, teh sebaiknya tetap dianggap sebagai bagian dari pola hidup sehat, bukan pengganti pengobatan. 

Pilih Teh Tanpa Gula

Ilustrasi menyajikan teh tanpa gula. (Foto: dok Magnific/pressfoto)

Cara menikmati teh juga perlu diperhatikan. Salah satunya dengan mengurangi atau menghindari tambahan gula.

Teh kemasan atau minuman teh siap minum terkadang mengandung gula tambahan dalam jumlah cukup tinggi. Konsumsi minuman tinggi gula secara berlebihan diketahui berkaitan dengan peningkatan risiko perlemakan hati. 

Karena itu, teh tanpa gula bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Kalau kamu mau menambahkan rasa, pilih memilih teh dengan aroma atau rasa alami tanpa tambahan gula berlebihan.

Perhatikan Kandungan Kafein

Teh hijau dan teh hitam secara alami mengandung kafein. Jumlahnya memang lebih rendah dibandingkan kopi, tetapi tetap perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang sensitif terhadap kafein.

Terlalu banyak kafein pada sebagian orang dapat menyebabkan gelisah, sakit kepala, sulit tidur, atau merasa tidak nyaman. Jika tubuh sensitif terhadap kafein, teh bebas kafein bisa menjadi alternatif. 

Hati-hati dengan Teh Herbal

Teh herbal juga banyak dipilih karena dianggap memiliki manfaat kesehatan. Namun, perlu diingat bahwa produk teh herbal bisa mengandung campuran berbagai tanaman dan bahan.

Beberapa bahan herbal dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu. Jadi, kalau sedang mengonsumsi obat atau memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya periksa kandungan produk dan konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum rutin mengonsumsinya. 

Pola Hidup Tetap Menjadi Kunci

Pada akhirnya, minum teh saja tidak cukup untuk menjaga kesehatan hati. Pola makan seimbang, menjaga berat badan yang sehat, rutin melakukan aktivitas fisik, serta membatasi konsumsi alkohol tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan hati. Makanan utuh seperti biji-bijian, kacang-kacangan, buah, sayuran, serta sumber protein tanpa lemak juga dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan tubuh.

Jadi, jika kamu suka minum teh, tak ada salahnya menjadikannya bagian dari rutinitas sehari-hari. Pilih teh tanpa gula, perhatikan asupan kafein, dan hindari mengonsumsi ekstrak teh secara sembarangan.

Yang terpenting, jangan mengandalkan teh sebagai cara untuk mendetoks atau mengobati penyakit hati. Jika memiliki keluhan atau kondisi hati tertentu, pemeriksaan dan penanganan dari tenaga kesehatan tetap menjadi langkah utama.

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya