Gaun Unik Alina Akselrad di Miss World 2026, Mahakarya Fashion yang Abadikan Perjalanan Karier Lionel Messi

Djanti Virantika, Jurnalis
Kamis 10 September 2026 16:05 WIB
Gaun Alina Luz Akselrad di Miss World 2026. (Foto: Instagram/@alinaakselrad)
Share :

GAUN Miss Argentina, Alina Luz Akselrad, di panggung Miss World 2026 curi perhatian. Pasalnya, gaun ini bukan sekadar busana nasional, tetaou juga karya fashion yang merangkai identitas Argentina, sejarah sepakbola, dan perjalanan Lionel Messi dalam satu tampilan spektakuler.

Alina Luz Akselrad tampil dengan busana yang secara khusus dirancang untuk memberikan penghormatan kepada Messi. Diketahui, megabintang sepakbola asal Argentina itu baru saja pensiun dari dari Timnas Argentina. Penghormatan pun dilakukan khusus untuk Messi, hingga ke panggung Miss World 2026.

Gaun ini jadi salah satu penampilan paling mencuri perhatian saat Alina dalam sesi National Costume di ajang Miss World 2026. Ajang itu digelar di Nha Trang, Vietnam.

Hal menarik dari gaun Alina ini adalah penghormatan kepada Messi tidak ditampilkan secara sederhana melalui warna atau atribut sepakbola. Sang desainer justru menjadikan gaun itu seperti kanvas yang ceritakan perjalanan sang megabintang dari masa kecil hingga capai puncak kejayaan bersama Timnas Argentina.

1. Korset Biru-Putih dengan Sentuhan Identitas Argentina

Dilansir dari Lavoz, bagian atas gaun menampilkan korset dengan dominasi warna biru muda dan putih yang disusun dalam pola vertikal. Kombinasi tersebut secara langsung mengingatkan pada warna khas jersey tim nasional Argentina.

Namun, tampilannya tidak dibuat menyerupai seragam sepak bola secara harfiah. Korset dihiasi berbagai detail dekoratif berwarna emas, menciptakan kesan mewah sekaligus formal. Ornamen tersebut dipadukan dengan motif laurel dan elemen yang terinspirasi dari matahari pada lambang nasional Argentina.

Perpaduan biru muda, putih, dan emas membuat bagian bodice terlihat seperti pertemuan antara busana kerajaan dan simbol nasional. Struktur korset juga memberikan siluet yang tegas pada tubuh Alina sebelum perhatian beralih ke bagian paling dramatis dari keseluruhan busana: rok lebar yang menjadi pusat cerita.

2. Rok 360 Derajat yang Menceritakan Perjalanan Messi

Keunikan terbesar gaun ini berada pada bagian rok. Dengan konstruksi yang memungkinkan motif terlihat dari berbagai sisi, rok tersebut dirancang seperti sebuah ilustrasi panjang mengenai perjalanan karier Lionel Messi.

Kisahnya dimulai dari masa kecil Messi ketika bermain sepakbola di Rosario. Kemudian, dia bergerak menuju perjalanan profesionalnya.

Berbagai fase karier Messi divisualisasikan secara kronologis, mulai dari masa bersama Newell's Old Boys, kemudian Barcelona, Paris Saint-Germain, hingga Inter Miami. Perjalanan tersebut akhirnya bermuara pada salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah sepakbola Argentina: keberhasilan Messi membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 di Qatar.

Dengan demikian, rok tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif. Ia menjadi semacam storytelling piece, di mana setiap bagian busana membawa potongan cerita tersendiri.

 

3. Detail Emas dan Simbol Kejayaan

Selain gambar perjalanan Messi, elemen emas pada busana memberikan dimensi lain. Warna emas identik dengan kejayaan, kemenangan, dan pencapaian. Dalam konteks gaun tersebut, penggunaannya terasa relevan dengan perjalanan Messi yang akhirnya mencapai puncak bersama Argentina.

Detail bernuansa tradisional juga hadir melalui elemen yang terinspirasi dari faja de guardapampa, salah satu referensi visual yang menghubungkan busana tersebut dengan akar budaya Argentina. Dengan cara itu, desain tidak hanya berbicara tentang sepak bola, tetapi juga tentang identitas nasional.

4. Gaun yang Dibuat dengan Proses Panjang

Di balik tampilan megah tersebut terdapat proses pengerjaan yang tidak sederhana. Menurut Alina, pembuatan busana membutuhkan waktu berminggu-minggu dengan berbagai tahapan, termasuk proses sublimasi, bordir, dan pengerjaan korset.

Karya tersebut dirancang oleh desainer Venezuela-Argentina Aurelio Martínez, dengan arahan styling dari Jorge Ramirez. Sementara itu, proses kreatif dan pengerjaan busana juga melibatkan Silvia Torano, ibu Alina.

Keterlibatan sang ibu memberikan sentuhan personal yang membuat gaun tersebut semakin bermakna. Alina sendiri mempercayakan konsep visual akhir kepada ibunya dengan keyakinan bahwa hasilnya akan membuat Argentina tampil bersinar.

Hasilnya adalah busana yang tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis dalam pembuatan pakaian, tetapi juga ketelitian dalam menyusun sebuah cerita visual.

Gambaran tersebut menjadi bagian dari pesan sosial yang juga dibawa Alina melalui proyeknya, “Sanando el Mundo.” Proyek tersebut antara lain mendorong anak-anak untuk meninggalkan permainan yang menggunakan senjata mainan dan menggantinya dengan aktivitas yang lebih positif, seperti bermain sepak bola, membaca, serta permainan edukatif.

Karena itu, gaun tersebut memiliki dua lapisan cerita. Di permukaan, ia adalah penghormatan kepada salah satu ikon terbesar Argentina. Namun di balik kemegahannya, terdapat pesan mengenai mimpi, kerja keras, disiplin, dan kesempatan bagi anak-anak untuk berkembang.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya