6 Biang Kerok yang Bikin Orang Susah Tidur Tiap Malam

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Kamis 03 September 2026 22:10 WIB
6 Biang Kerok yang Bikin Orang Susah Tidur Tiap Malam (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Sudah berusaha tidur lebih awal, tetapi tetap sulit terlelap? Masalahnya mungkin bukan sekadar kebiasaan bermain ponsel sebelum tidur. Tuntutan pekerjaan, urusan keluarga, kondisi kesehatan, hingga tekanan finansial ternyata dapat membuat seseorang sulit mendapatkan tidur yang berkualitas.

Kondisi kurang tidur cukup umum terjadi. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut sekitar satu dari tiga orang dewasa di Amerika Serikat tidak memenuhi rekomendasi tidur setidaknya tujuh jam setiap malam.

Melansir laman prevention, survei yang dilakukan American Academy of Sleep Medicine (AASM) terhadap lebih dari 2.000 orang dewasa menemukan sejumlah faktor yang dianggap mengganggu kemampuan seseorang untuk memperoleh tidur yang cukup.

Berikut beberapa penyebab yang dapat membuat seseorang susah tidur.

1. Tanggung Jawab Keluarga

Hampir setengah responden atau 45 persen mengatakan tanggung jawab keluarga memberikan dampak sedang hingga besar terhadap kemampuan mereka mendapatkan tidur yang cukup.

Urusan mengasuh anak, merawat anggota keluarga, hingga berbagai pekerjaan rumah dapat membuat waktu istirahat berkurang. Bahkan ketika sudah berada di tempat tidur, pikiran mengenai tanggung jawab tersebut masih dapat membuat seseorang sulit rileks.

2. Stres Pekerjaan

Pekerjaan juga menjadi salah satu faktor yang cukup banyak memengaruhi kualitas tidur. Sebanyak 39 persen responden menyebut stres akibat pekerjaan berdampak terhadap kemampuan mereka beristirahat.

Beban kerja, tenggat waktu, hingga tuntutan pekerjaan dapat membuat pikiran tetap aktif ketika tubuh seharusnya mulai beristirahat.

3. Masalah Biaya Hidup

Kekhawatiran mengenai kondisi keuangan juga dapat terbawa hingga waktu tidur. Dalam survei tersebut, 36 persen responden mengatakan biaya perumahan memengaruhi kemampuan mereka mendapatkan tidur yang baik.

Kekhawatiran membayar kebutuhan sehari-hari atau tagihan dapat membuat otak tetap berada dalam kondisi waspada sehingga seseorang lebih sulit terlelap.

4. Jadwal Kerja Tidak Teratur

Sebanyak 35 persen responden menyebut jadwal kerja turut mengganggu waktu tidur.

Terutama bagi orang yang bekerja dengan sistem shift atau memiliki jam kerja yang berubah-ubah, pola tersebut dapat mengacaukan ritme internal tubuh. Akibatnya, seseorang bisa kesulitan mempertahankan jadwal tidur dan bangun yang konsisten.

5. Masalah Kesehatan Fisik

Kondisi kesehatan juga tidak boleh diabaikan. Sebanyak 39 persen responden mengaku masalah kesehatan fisik menjadi salah satu penghalang untuk mendapatkan tidur malam yang nyenyak.

Rasa sakit atau ketidaknyamanan tertentu dapat membuat seseorang terbangun berulang kali atau sulit menemukan posisi yang nyaman untuk tidur.

6. Kesehatan Mental

Selain kesehatan fisik, kondisi mental juga dapat berpengaruh. Sebanyak 37 persen responden mengatakan masalah kesehatan mental mengganggu kualitas tidur mereka.

Stres dan kecemasan, misalnya, dapat membuat pikiran terus bekerja ketika seseorang sudah berada di tempat tidur. Akibatnya, tubuh mungkin sudah lelah, tetapi otak belum siap memasuki kondisi istirahat.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya