“Satu penelitian menemukan bahwa jus bit mungkin bermanfaat untuk dikonsumsi perempuan pascamenopause karena dapat membantu meningkatkan fungsi pembuluh darah ketika kadar estrogen mulai menurun,” kata Ehsani.
Ia menambahkan bahwa jus bit secara alami kaya akan nitrat, yang dapat membantu meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah. Keduanya merupakan faktor yang berkaitan dengan risiko penyakit jantung dan stroke.
Menurut Collen, orang dengan penyakit ginjal kronis atau yang sedang menjalani dialisis sebaiknya menghindari jus bit karena kandungan kaliumnya cukup tinggi. Orang dengan diabetes dan pradiabetes juga sebaiknya berhati-hati atau menghindari jus bit karena kandungan gulanya cukup tinggi, sementara kandungan seratnya lebih rendah dibandingkan bit utuh.
Selain itu, orang yang memiliki tekanan darah rendah atau sedang mengonsumsi obat penurun tekanan darah juga sebaiknya menghindari atau berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi jus bit.
Jika kamu masih ragu atau punya pertanyaan sebelum menambahkan jus bit ke dalam menu harian, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.
(Agustina Wulandari )