JAKARTA - Otot betis ternyata memiliki peran penting dalam membantu sirkulasi darah di dalam tubuh. Karena fungsinya tersebut, betis kerap disebut sebagai "jantung kedua" manusia.
Dokter Saraf dan Intervensi Nyeri sekaligus influencer kesehatan, dr. Fajar Rudy Qimindra, menjelaskan bahwa otot betis berfungsi sebagai pompa alami yang membantu mengalirkan darah dari tungkai kembali menuju jantung.
“Otot betis ini disebut sebagai jantung kedua karena dia sebagai pompa alami mendorong aliran darah balik atau vena menuju jantung,” kata dr. Fajar dalam unggahan video di akun Instagram-nya.
Menurutnya, otot betis yang aktif dapat membantu proses aliran darah vena kembali ke jantung. Sebaliknya, kurangnya aktivitas otot dapat membuat darah lebih mudah berkumpul di area kaki.
“Jika otot betismu tidak aktif, maka aliran darah bisa menumpuk di kaki. Akibatnya, kakinya jadi bengkak, varises, risiko aliran darahmu tidak lancar,” ujarnya.
Karena itu, dr. Fajar menyarankan agar otot betis tetap dilatih secara rutin. Ia juga membagikan tiga gerakan sederhana yang dapat dilakukan di rumah tanpa menggunakan alat.
Gerakan pertama adalah calf raises. Caranya dengan berdiri kemudian mengangkat tumit hingga posisi tubuh bertumpu pada ujung kaki atau berjinjit. Setelah itu, turunkan kembali tumit secara perlahan.
Gerakan tersebut dapat dilakukan sebanyak 10 kali dalam satu set dan diulang hingga tiga set.
Gerakan kedua adalah single calf raises. Gerakan ini memiliki teknik yang serupa dengan calf raises, tetapi dilakukan menggunakan satu kaki secara bergantian.
Dr. Fajar menyarankan gerakan tersebut dilakukan sebanyak 10 kali dalam tiga set pada masing-masing kaki.
“Lakukan tiga latihan di rumah tanpa alat dengan mudah. Calf raises, angkat kedua betis 10 kali, lakukan tiga set. Single calf raises, lakukan 10 kali selama tiga set. Bergantian ya, kakinya biar sama. 10 kali dalam tiga set,” tutur dr. Fajar.
Gerakan terakhir adalah plantar fleksi ankle. Latihan ini dapat dilakukan sambil duduk di kursi.
Posisikan kaki dengan ujung kaki menggantung, kemudian gerakkan pergelangan kaki ke arah bawah dan kembali ke posisi semula. Gerakan tersebut dapat dilakukan sebanyak 10 kali dalam satu set dan diulang hingga tiga set.
“Yang ketiga, lakukan sambil duduk. Gerakkan kaki ke bawah 10 kali, lakukan selama tiga set,” pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)