Selain itu, AI juga berpotensi dimanfaatkan dalam pengelolaan logistik kesehatan. Teknologi tersebut dapat membantu memantau ketersediaan alat kesehatan maupun bahan medis habis pakai sehingga ketika persediaan mulai menipis, proses pengadaan dan distribusi dapat lebih cepat dilakukan.
Di tengah meningkatnya pemanfaatan AI dan integrasi data kesehatan, aspek keamanan menjadi perhatian penting.
Eko mengatakan fasilitas kesehatan perlu memiliki mekanisme untuk menghadapi potensi ancaman terhadap sistem digital, termasuk melalui pembentukan tim tanggap insiden siber.
Langkah tersebut diperlukan untuk menjaga keamanan data kesehatan yang terhubung dengan ekosistem SatuSehat.
“Tapi ada satu hal yang harus kita jaga adalah keamanan datanya itu sendiri,” tegas Eko.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)