Kalau suhu di luar belum terlalu tinggi, membuka jendela memang bisa membantu sirkulasi udara. Namun, saat suhu luar mencapai 35–40 derajat Celsius, membuka jendela justru bisa memasukkan udara panas ke dalam rumah.
Dalam kondisi seperti itu, menggunakan AC adalah pilihan yang lebih aman. Jangan ragu menyalakan AC hanya karena ingin menghemat listrik jika kondisi panas sudah ekstrem.
Anak-anak lebih mudah mengalami kepanasan karena luas permukaan tubuh mereka lebih besar dibandingkan berat badannya, dan sistem pengaturan suhu tubuh mereka belum berkembang sempurna.
Orang tua perlu lebih waspada kalau tubuh anak terasa sangat panas, segera pindahkan ke tempat yang lebih sejuk, hentikan aktivitasnya, dan bantu mendinginkan tubuhnya.
Hal penting lainnya, anak sering kali tidak menyadari bahwa mereka haus, jadi orang tua perlu mengingatkan mereka untuk minum sebelum, selama, dan setelah beraktivitas.
Perhatikan juga frekuensi buang air kecil. Jika anak tidak buang air kecil selama setengah hari, itu bisa menjadi tanda dehidrasi berat. Urine yang sangat sedikit dan berwarna kuning tua juga menandakan tubuh kekurangan cairan.
Yang paling berbahaya adalah ketika anak berada di lingkungan panas tetapi berhenti berkeringat. Itu berarti mekanisme pendinginan tubuhnya mulai gagal dan kondisi tersebut termasuk keadaan darurat medis.