Atur momen tanpa ponsel di rumah, misalnya saat jam makan atau satu jam sebelum tidur. Hal ini membantu anak untuk sejenak lepas dari layar dan mulai membangun rutinitas yang lebih sehat.
Ajak anak jalan sore, berolahraga, atau sekadar bermain di halaman. Anak biasanya akan otomatis lupa dengan gawainya kalau mereka melakukan aktivitas fisik yang menyenangkan.
Keberadaan ponsel di kamar sering kali membuat jam tidur anak mundur karena godaan untuk terus menatap layar sangat besar. Menjauhkan gawai dari tempat tidur membantu memastikan anak mendapat istirahat yang lebih baik.
Anak lebih sering meniru kebiasaan orang tuanya daripada sekadar mematuhi aturan. Kalau orang tua juga ikut meletakkan ponselnya lalu membaca buku, memasak, atau berolahraga, anak pasti akan mengikuti.
Berikan anak kegiatan pengganti yang sama-sama merangsang otak tapi bebas dari risiko kesehatan, seperti bermain musik, melukis, atau menyusun puzzle (teka-teki). Ubah pola pikir bahwa waktu luang bukan cuma sekadar main gawai, melainkan kesempatan untuk belajar hobi baru.
(Agustina Wulandari )