Ini Bedanya Kurang Tidur dan Insomnia Menurut Pakar

Niko Prayoga , Jurnalis
Rabu 12 Agustus 2026 23:05 WIB
Susah tidur. (Foto: Freepik)
Share :

INSOMNIA kerap disematkan pada orang yang tidurnya terganggu seperti susah tidur atau sekadar terbangun dini hari. Padahal, ketika seseorang merasa sulit tidur, kondisi itu tak bisa langsung dianggap insomnia.

Tidak semua gejala susah tidur atau tidak bisa tidur adalah insomnia. Hal itu diungkapkan oleh edukator sekaligus pelatih dan pemilih tidur terkemuka Indonesia, Vishal Dasani dalam sebuah unggahan video di akun Instagramnya.

1. Susah Tidur Bukan Berarti Insomnia

Vishal Dasani meluruskan terkait istilah insomnia yang saat ini sering kali salah kaprah sembarangan disematkan pada kondisi susah tidur yang umumnya terjadi karena terganggu. Padahal, ada perbedaan yang signifikan antara tidur yang terganggu dengan gangguan tidur.

“Kayaknya sekarang kata insomnia sudah jadi istilah untuk semua masalah tidur. Susah tidur semalam, ‘Gua insomnia’, kebangun jam 3 pagi, ‘Insomnia gua kumat’. Padahal tidur yang terganggu sama gangguan tidur itu adalah dua hal yang berbeda,” kata Vishal, dikutip Rabu (12/8/2026).

Vishal menjelaskan bahwa beberapa hal sederhana yang biasa dialami seperti susah tidur belum tentu adalah insomnia. Menurutnya, tidur yang yang terganggu merupakan satu hal yang normal. Bisa jadi akibat pikiran, stres, jam tidur yang tidak teratur atau sakit.

“Dan akibatnya, beberapa malam jadi susah tidur? Bisa. Kebangun lebih sering? Bisa. Bangun enggak fresh? Juga bisa. Tetapi itu belum otomatis berarti kamu punya insomnia. Insomnia itu ada kriterianya,” ucap dia.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya