JAKARTA — Kebiasaan menekan tombol snooze atau kembali tidur setelah alarm berbunyi mungkin terasa seperti cara untuk mendapatkan tambahan waktu istirahat. Namun, jika dilakukan berulang kali dalam waktu singkat, kebiasaan tersebut justru dapat membuat tubuh terasa berat, pusing, linglung, dan kurang segar ketika akhirnya bangun.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan, menjelaskan bahwa kondisi tersebut dapat terjadi ketika seseorang terbangun oleh alarm pertama, kemudian kembali tidur dan terbangun lagi oleh alarm berikutnya. Siklus tersebut dapat berulang beberapa kali.
“Pagi hari seharusnya jadi momen paling segar, tapi saya paham kamu sering merasa pusing dan berat setelah bangun. Banyak yang kira nambah tidur 5 sampai 10 menit bikin badan lebih segar. Padahal menunda alarm berkali-kali justru jadi biang keladinya,” kata dr. Cecep dalam unggahan video di akun Instagram-nya, dikutip Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, ketika seseorang kembali tidur setelah mematikan alarm, otak dapat mulai memasuki siklus tidur berikutnya. Jika kemudian terbangun lagi karena alarm, proses bangun dapat terjadi ketika tubuh belum menyelesaikan siklus tidur tersebut.
Kondisi itu dapat menimbulkan sleep inertia, yaitu keadaan ketika seseorang masih merasa mengantuk, sulit berkonsentrasi, pusing, atau linglung setelah terbangun.