JAKARTA - Sering terbangun pada pukul 3 atau 4 pagi lalu sulit tidur kembali bisa menjadi tanda gangguan tidur yang dikenal sebagai early awakening insomnia. Kondisi ini kerap dikaitkan dengan stres, kecemasan, hingga masalah kesehatan mental yang memengaruhi kualitas istirahat seseorang.
Fenomena tersebut ramai dibahas di media sosial melalui unggahan akun X @0xhanyfa. Dalam utasnya dijelaskan bahwa kondisi ini berbeda dengan insomnia pada umumnya yang membuat seseorang kesulitan memulai tidur.
“Beda sama orang yang susah mulai tidur (onset insomnia), tipe yang ini biasanya gampang tidur, tapi nggak bisa tidur lama atau lanjut terus,” tulis akun tersebut.
Orang yang mengalami kondisi ini biasanya terbangun terlalu dini meski tubuh masih terasa lelah. Namun, mata dan pikiran sulit kembali rileks untuk melanjutkan tidur.
Kondisi tersebut dapat menjadi sinyal adanya gangguan fisik maupun mental. Salah satu penyebab yang paling umum adalah meningkatnya hormon kortisol akibat stres dan kecemasan.