Total ada beberapa mumi yang tersimpan di kawasan ini: tiga di Kurulu, tiga di Distrik Assologima, dan satu mumi perempuan di Kurima. Keberadaan mumi dianggap sebagai bagian penting dari sejarah serta dipercaya membawa nilai spiritual bagi keturunan mereka.
Digelar sejak 1989, Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) menyatukan berbagai suku seperti Dani, Lani, dan Yali dari Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Ajang tahunan ini menampilkan beragam kebudayaan, mulai dari simulasi perang adat, tarian tradisional, musik pikon, hingga permainan rakyat. FBLB bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi bentuk cerminan hidup masyarakat adat yang menjunjung tinggi kebersamaan, penghormatan terhadap alam, dan kedamaian.
Pada gelaran ke-34 (7–10 Agustus 2026), FBLB juga diramaikan dengan Wamena Coffee Street dan Noken Street di depan Kantor Bupati Jayawijaya, serta ditutup dengan Karnaval Budaya. Menariknya, atraksi perang-perangan yang dulunya ikonik kini digantikan dengan pertunjukan sosiodrama yang menceritakan kehidupan sehari-hari masyarakat adat Lembah Baliem.
(Agustina Wulandari )