JAKARTA - Berlibur menggunakan kapal pesiar atau cruise kini menjadi salah satu pilihan perjalanan yang menarik bagi wisatawan yang mencari pengalaman berbeda. Bukan sekadar menikmati perjalanan dari satu destinasi ke destinasi lain, wisata cruise menawarkan perpaduan kenyamanan, hiburan, kuliner, hingga berbagai layanan premium dalam satu perjalanan.
Tren tersebut juga terlihat dari pertumbuhan pasar cruise secara global. Berdasarkan data Cruise Lines International Association (CLIA), sebanyak 1,52 juta wisatawan kapal pesiar diproyeksikan memilih pengalaman luxury cruise pada 2028. Jumlah tersebut diperkirakan mencapai sekitar 4 persen dari total penumpang kapal pesiar global.
Pertumbuhan minat terhadap wisata cruise juga terjadi di kawasan Asia. Data CLIA menunjukkan sekitar 3 juta penumpang kapal pesiar berasal dari Asia pada 2025. Angka tersebut meningkat 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Meningkatnya minat tersebut tidak terlepas dari perubahan preferensi wisatawan yang kini mencari perjalanan lebih personal dan imersif. Konsep all-inclusive, layanan premium, serta kesempatan menikmati berbagai destinasi dalam satu perjalanan menjadi sejumlah daya tarik wisata cruise.
Berbeda dengan perjalanan wisata konvensional, cruise memungkinkan wisatawan mengunjungi sejumlah destinasi tanpa harus berpindah hotel setiap kali berganti kota atau negara. Selama perjalanan, wisatawan dapat menikmati fasilitas kapal sekaligus turun untuk mengeksplorasi berbagai destinasi melalui shore excursions.