7 Fakta Unik Lembah Baliem, Dari Hamparan Pasir Putih hingga Festival Budaya

Agustina Wulandari , Jurnalis
Selasa 11 Agustus 2026 13:05 WIB
Ilustrasi fakta unik Lembah Baliem. (Foto: dok Indonesia Travel)
Share :

Bagi warga pegunungan, babi bukan cuma hewan ternak biasa, melainkan simbol kekayaan dan kebanggaan. Penduduk asli Lembah Baliem sangat mengistimewakan hewan ini. Taring babi atau yake sering dipakai kaum pria sebagai pelengkap pakaian adat.

Taring babi melambangkan keberanian, status sosial, dan pencapaian hidup. Makin besar dan melengkung taring yang dipakai, makin tinggi pula penghormatan masyarakat terhadap orang tersebut.

5. Tradisi Bakar Batu

Bakar batu adalah tradisi perayaan adat untuk menyambut pernikahan, kelahiran, atau bentuk rasa syukur. Masyarakat akan membakar batu bersama bahan makanan seperti daging dan ubi hingga matang.

Bagi umat Muslim, daging babi biasanya diganti dengan daging ayam. Cara menyalakan apinya pun terbilang unik, yaitu dengan menggesekkan kayu hingga muncul percikan api. Makna tradisi ini bukan sekadar memasak, melainkan melambangkan peleburan perbedaan dan penghentian perselisihan masa lalu lewat momen makan bersama.

6. Tradisi Mumi

Tradisi mengawetkan jasad rupanya bukan cuma milik Mesir. Di Lembah Baliem, ada mumi warga Suku Dani yang sudah berusia sekitar 300 tahun. Salah satu yang paling tersohor adalah mumi Wim Matok Mabel, seorang mantan panglima perang yang diperkirakan sudah diawetkan lebih dari 370 tahun.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya