Lalu, ada sebuah momen ketika Bu Kimpul belanja ke pasar. Dia tersadar rata-rata penjual kuliner tradisional seperti tempe benguk dan ongol-ongol adalah lansia.
"Saya jadi berpikir, kalau bukan anak muda yang meneruskan, nanti penjual dan makanan tradisional ini siapa yang melanjutkan?" ujar Bu Kimpul saat melakukan sesi live TikTok.
Bu kimpul juga berharap konten-konten masakannya dapat menginspirasi masyarakat luas. Dengan begitu, masyarakat jadi lebih tertarik untuk mencoba bahan pagan lokal Indonesia.
"branding ibuknua kuat banget, ditambah jokes ibu-ibunya, jadi anak jaman sekarang ngikutinnya suka, ga ngerasa kaku, keren si mengarahkan kita ke diversifikasi pangan," tulis akun @miniellabrown.
"Jadikan madam Black Sheep ini duta ketahanan pangan. Inilah konten edukasi pangan lokal yg sesungguhnya," tulis akun @adjeesky.
"Aakk anak muda harus tau, apa itu kimpul, apa itu mbote, dll. Aku jg baru tahu dr bu kimpul ini. Ternyata kita memiliki sumber pangan yg sangat beraneka ragam," tulis akun @wifa422943.
(Djanti Virantika)