Bukan Selalu Saraf Kejepit, Nyeri Bokong hingga Kaki Bisa Jadi Piriformis Syndrome

Niko Prayoga , Jurnalis
Minggu 09 Agustus 2026 17:03 WIB
Ilustrasi piriformis syndrome, nyeri di area bokong. (Foto: dok Magnific)
Share :

Dokter Fajar menjelaskan bahwa ada tiga tanda utama yang perlu diwaspadai sejak awal. Sensasi tidak nyaman ini umumnya tidak berdiam di satu titik, melainkan menyebar mengikuti jalur saraf.

“Tiga gejala awal piriformis syndrome. Nyeri bokong karena hal yang sepele, duduk terlalu lama, jongkok, berdiri satu kaki, dan buang air besar. Nyeri bokong ini menjalar sampai ke paha, betis, sampai kaki. Kesemutan dan mati rasa menjalar juga sampai kaki,” ucapnya.

Dompet Tebal di Saku Belakang Celana Jadi Pemicu

Bagi kamu yang mulai merasakan ketidaknyamanan tersebut, penanganan mandiri dan perubahan gaya hidup dapat menjadi langkah awal pemulihan. Salah satu kebiasaan kecil yang kerap diabaikan pria, seperti menyimpan dompet tebal di saku belakang celana saat duduk, juga harus segera dihentikan karena memberikan tekanan asimetris pada otot dan saraf bokong.

“Bagaimana solusinya? Konsumsi obat antinyeri antiradang, terapi fisik, modifikasi gaya hidup, dan turunkan berat badanmu. Jangan lupa, jangan duduki dompetmu di belakang, dan fisioterapi bisa jadi pilihan solusi,” ungkap dr. Fajar.

Jika keluhan belum membaik melalui penyesuaian gaya hidup dan fisioterapi, prosedur medis tingkat lanjut yang minim invasif dapat menjadi opsi berikutnya. Perkembangan teknologi kedokteran saat ini memungkinkan penanganan nyeri dilakukan secara sangat presisi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya