Merawat bayi sambil menyusui membutuhkan energi dan waktu yang besar. Karena itu, ayah dapat membantu mengurangi beban pasangan dengan mengambil alih pekerjaan rumah, seperti memasak, membersihkan rumah, berbelanja kebutuhan harian, atau mengurus anak yang lain.
Bila memungkinkan, mengambil cuti setelah kelahiran bayi juga dapat menjadi bentuk dukungan yang sangat berarti agar ibu dapat fokus pada pemulihan dan proses menyusui.
Keberhasilan menyusui merupakan hasil kerja sama seluruh keluarga. Kehadiran ayah yang aktif, memahami proses menyusui, serta memberikan dukungan emosional dan praktis dapat meningkatkan peluang ibu menyusui secara eksklusif sekaligus menciptakan ikatan yang lebih kuat antara orang tua dan bayi. Dengan menjadi Ayah ASI, seorang ayah tidak hanya mendukung kesehatan ibu dan anak, tetapi juga ikut berperan dalam membangun fondasi tumbuh kembang anak yang optimal.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)