Mengenal Teknologi Bedah untuk Penyakit Jantung dengan Minimal Invasif

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Jum'at 31 Juli 2026 21:04 WIB
Mengenal Teknologi Bedah untuk Penyakit Jantung dengan Minimal Invasif (Foto: Freepik)
Share :

Senada, Dokter Spesialis Bedah Toraks dan Kardiovaskular dr. Marolop Pardede, Sp.BTKV, Subsp. VE (K), MH, mengatakan teknik tersebut tetap memungkinkan tindakan bypass dilakukan pada pembuluh darah koroner yang mengalami penyumbatan meski melalui sayatan yang lebih kecil.

"Dibandingkan operasi konvensional, dengan MICS CABG semua pembuluh darah bisa dilakukan bypass walau dengan luka yang sangat kecil sekitar 7–8 sentimeter," jelasnya.

Teknologi Bedah Jantung Semakin Berkembang di Indonesia

Seiring kemajuan teknologi dan kompetensi tenaga medis, layanan bedah jantung minimal invasif kini mulai tersedia di sejumlah rumah sakit di Indonesia. Kehadiran teknik ini memberikan alternatif bagi pasien yang memenuhi indikasi medis untuk menjalani operasi bypass dengan pendekatan yang lebih modern.

Selain ditunjang teknologi, keberhasilan penanganan penyakit jantung tetap bergantung pada berbagai faktor, seperti kondisi pasien, tingkat keparahan penyumbatan, pengalaman tim medis, serta evaluasi menyeluruh sebelum tindakan dilakukan. Oleh karena itu, pemilihan metode terapi harus ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan rekomendasi dokter spesialis yang menangani pasien.

Dengan semakin berkembangnya teknologi bedah jantung di dalam negeri, masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap pilihan pengobatan yang sesuai dengan kondisi klinis masing-masing tanpa harus selalu mencari layanan ke luar negeri.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya