JAKARTA - Pengguna skincare pasti sering dengar kandungan kolagen dan asam hialuronat (hyaluronic acid). Di dunia kecantikan, keduanya digadang-gadang sebagai kandungan untuk melawan penuaan. Tapi, apa sih sebenarnya perbedaan keduanya, dan mana yang paling pas buat kebutuhan kulitmu?
Yuk, bahas tuntas tentang kolagen dan asam hialuronat.
Dikutip dari Vogue, kolagen adalah protein alami yang paling banyak ditemukan di tubuh. Bayangkan kolagen sebagai tiang atau struktur fondasi untuk kulitmu. Tugas utamanya adalah menjaga kulit agar tetap kencang, kuat, dan elastis.
Sayangnya, seiring bertambahnya usia, biasanya mulai akhir usia 20-an, produksi kolagen alami di tubuh makin menurun. Hasilnya? Kulit mulai mengendur dan garis-garis halus mulai bermunculan.
Molekul kolagen murni itu ukurannya sangat besar. Jadi, kalau kamu memakai krim yang mengandung kolagen, sering kali zat tersebut hanya duduk di atas permukaan kulit dan tidak bisa meresap ke dalam.
Karena itu, banyak ahli kulit lebih menyarankan untuk mengonsumsi kolagen dari dalam (lewat makanan atau suplemen), atau memakai skincare dengan bahan aktif yang bisa membawa kulit memproduksi kolagennya sendiri, seperti retinol, peptida (peptide), atau vitamin C.
Nah, kalau asam hialuronat atau hyaluronic acid (HA) ibarat spons. Zat ini juga diproduksi secara alami oleh tubuh dan tugasnya sangat spesifik, yakni mengikat air. Hebatnya, zat ini bisa menahan air hingga 1.000 kali dari berat aslinya!