Tak hanya itu, peneliti juga menemukan bahwa peserta yang mengonsumsi selai kacang memiliki kualitas pola makan yang lebih baik. Menariknya, meski mendapat tambahan sekitar 250 kalori, 20 gram lemak, dan 10 gram protein setiap hari dari selai kacang, berat badan mereka tidak mengalami peningkatan signifikan.
Meski demikian, penelitian ini belum menemukan bukti bahwa konsumsi selai kacang mampu meningkatkan kekuatan otot secara keseluruhan, demikian dilansir dari Prevention.
Ahli gizi Jessica Cording menjelaskan bahwa selai kacang merupakan sumber protein nabati, lemak sehat, dan serat yang cukup baik. Kandungan tersebut membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, terutama pada lansia yang sering mengalami penurunan asupan makan.
"Protein sangat penting untuk menjaga massa otot seiring bertambahnya usia," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Institute of Sports Sciences and Medicine Florida State University, Michael Ormsbee, mengatakan kalori dan lemak sehat dalam selai kacang juga dapat menjadi sumber energi tambahan bagi lansia yang cenderung makan lebih sedikit.