JAKARTA - Selai kacang ternyata bukan sekadar pelengkap roti. Penelitian terbaru menunjukkan makanan ini berpotensi membantu meningkatkan fungsi otot tubuh bagian bawah pada lansia, sehingga mereka lebih mudah melakukan aktivitas sehari-hari seperti berdiri dari kursi hingga menaiki tangga.
Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal Journal of Cachexia, Sarcopenia and Muscle yang melibatkan 120 orang berusia 66 hingga 89 tahun. Seluruh peserta merupakan lansia yang tinggal mandiri, tetapi memiliki risiko mengalami jatuh.
Dalam penelitian itu, separuh peserta diminta mengonsumsi sekitar 43 gram atau tiga sendok makan selai kacang alami setiap hari selama enam bulan. Sementara kelompok lainnya tetap menjalani pola makan dan aktivitas seperti biasa.
Di akhir penelitian, seluruh peserta menjalani tes duduk-berdiri sebanyak lima kali dengan posisi tangan disilangkan di dada. Hasilnya, kelompok yang rutin mengonsumsi selai kacang mampu menyelesaikan tes sekitar 1,23 detik lebih cepat dibandingkan kelompok yang tidak mengonsumsinya.
Performa tersebut menunjukkan adanya peningkatan fungsi tubuh bagian bawah yang berperan penting dalam menjaga mobilitas serta mengurangi risiko terjatuh pada usia lanjut.