Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Sekadar Panjang Umur, Ini Cara Lansia Tetap Aktif di Usia Senja

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Sabtu, 16 Mei 2026 |17:05 WIB
Bukan Sekadar Panjang Umur, Ini Cara Lansia Tetap Aktif di Usia Senja
Cara lansia tetap aktif di usia senja. (Foto: Freepik)
A
A
A

MEMASUKI usia lanjut, banyak orang atau lansia kerap hanya berfokus pada harapan untuk hidup lebih panjang. Padahal, kualitas hidup di masa senja jauh lebih penting dibanding sekadar menambah usia.

Para lansia justru disarankan untuk tetap aktif secara fisik, mental, dan sosial agar tubuh tetap bugar, pikiran terjaga, serta risiko berbagai penyakit dapat diminimalkan. Dengan menjalani gaya hidup yang aktif dan seimbang, usia lanjut dapat tetap menjadi fase kehidupan yang produktif dan bermakna.

lansia

1. Tak Hanya Fokus Hidup Lebih Lama

Lansia kini tak hanya fokus untuk hidup lebih lama. Kini, lansia juga sudah mulai sadar pentingnya kualitas hidup di masa tua.

Banyak lansia kini mulai fokus menjaga tubuh tetap aktif, mandiri, dan produktif seiring bertambahnya usia. Hal ini juga tentunya mendukung gaya hidup sehat lansia. Konsep ini dikenal sebagai active aging atau penuaan aktif. Lansia tetap bisa menjalani hidup yang sehat, aktif, dan berkualitas.

Berbagai hal yang dapat dilakukan di antaranya dengan aktivitas fisik, nutrisi yang tepat, kesehatan mental, hingga pendampingan medis berkelanjutan. Karena itu kini banyak layanan kesehatan lansia yang tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi juga menjaga mobilitas sehari-hari.

Gerontologist & Aging Specialist, dr. Amelia Mulia, MAMG, dr. Amelia Mulia, MAMG menjelaskan, salah satu yang perlu diperhatikan adalah kebugaran lansia usia 55-75 tahun. Usia tersebut mulai mengalami penurunan kekuatan otot, keseimbangan tubuh, hingga risiko masalah sendi dan tulang.

Adapun berbagai upaya yang dapat dilakukan. Di antanyara, ada kekuatan, latihan mobilitas, latihan keseimbangan, hingga edukasi nutrisi yang tepat.

"Kebugaran lansia usia 55+ hingga 75+ dapat  didujung dengan berbagai program seperti strength training, mobility, balance, cognitive training, serta edukasi nutrisi yang tepat," ujar dr. Amelia.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement