SETIAP orang pasti punya jajanan favoritnya. Tapi, kamu tampaknya perlu lebih waspada dalam menyantap jajanan-jajanan yang ada.
Sebab, di tengah cita rasanya yang menggoda, tersimpan risiko kesehatan tersembunyi yang sering kali luput dari perhatian. Apa saja jajanan itu?
Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, dalam unggahan video di akun Instagramnya mengatakan, 3 jajanan, yakni telur gulung, gorengan, dan martabak coklat keju, memiliki kadar lemak jenuh yang cukup tinggi. Maka dari itu, ia menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap kadar lemak jenuh pada camilan-camilan tersebut.
Budi menjelaskan, batas maksimal konsumsi lemak jenuh yang dianjurkan bagi tubuh adalah 20 gram per hari (orang dewasa). Sementara, ia menuturkan bahwa salah satu jajanan yang disebut di atas yaitu 10 tusuk telur gulung justru memiliki kandungan lemak jenuh mencapai 15 gram lemak. Kandungan tersebut sudah mencapai 75 persen dari kadar lemak harian yang ideal bagi tubuh.
“Ada lemak jenuh maksimal yang boleh kita makan setiap hari adalah 20 gram. Nah, sepuluh tusuk telur gulung seperti ini kadar lemaknya 15 gram. Padahal yang tadi, batasnya cuma 20 gram,” kata Budi, dikutip Rabu (24/6/2026).