Sementara itu, 5 potong gorengan mengandung 17 gram lemak, yang sangat dekat dengan batas ambang maksimal tersebut. Kondisi ini menjadi lebih krusial saat menyantap martabak coklat keju.
Dalam satu potongnya, ada kadar lemak sebanyak 9 gram. Bayangkan dalam satu loyang martabak yang sudah jadi terdapat berapa potong di dalamnya. Maka dari itu, Budi mengimbau masyarakat untuk membatasi porsi konsumsinya martabak.
"Ini martabak coklat keju adalah makanan favorit saya. Saya baru tahu kalau satu potong kadar lemaknya 9 gram. Jadi, kalau kita mau makan martabak, maksimal itu dua setengah, habis itu tidak boleh makan lagi,” ucap Budi.
Lebih lanjut, Budi juga menyarankan langkah preventif yang paling sederhana adalah dengan lebih cermat membaca nutri level pada kemasan makanan. Nutri level sendiri tidak hanya berfungsi untuk memantau kadar gula, tetapi juga memberikan informasi krusial mengenai kadar garam dan lemak.
"Jangan lupa, nutrilabel ini bukan hanya mengukur kadar gula tapi juga kadar garam dan kadar lemak. Hasil penelitian dari lab SIG semuanya ini kadar lemaknya,” pungkas dia.
(Djanti Virantika)